Jelang Hari Santri, Pontren Ittihadiyah Gelar Shalat Istisqa di Tengah Kemarau Panjang


PINRANG — Di tengah kemarau panjang yang melanda Pinrang dan sekitarnya, masyarakat Tanreassona bersama keluarga besar Pondok Pesantren Ittihadiyah Tanreassona menggelar shalat istisqa, Selasa (6/10/2026).
Lapangan Pondok Pesantren Ittihadiyah Tanreassona pagi itu menjadi tempat berkumpulnya masyarakat. Mereka datang untuk menunaikan shalat sekaligus memanjatkan doa agar hujan segera turun.
Shalat istisqa dipimpin Gurutta Ust. Muh. Anas, S.Pd.I., MA. Usai shalat, jamaah kemudian mendengarkan khutbah yang disampaikan Gurutta K.H. Badaruddin Haba, Lc., MA., Ph.D.
Dalam khutbahnya, K.H. Badaruddin Haba mengajak jamaah untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jamaah juga diajak memperbanyak istighfar dan doa di tengah kondisi kemarau yang masih berlangsung.
Shalat istisqa kali ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menjelang Hari Santri Nasional. Namun, kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan kalangan santri dan keluarga pesantren.
Masyarakat Tanreassona dan sejumlah wilayah di sekitarnya turut hadir. Kebersamaan itu membuat kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat.
Kemarau panjang menjadi salah satu perhatian masyarakat Pinrang dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut mendorong masyarakat untuk mengambil langkah keagamaan dengan melaksanakan shalat istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama.
Bagi keluarga besar Pondok Pesantren Ittihadiyah Tanreassona, pelaksanaan shalat istisqa juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pesantren di tengah kehidupan masyarakat. Momentum menjelang Hari Santri dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan antara pesantren dan lingkungan sekitarnya.
Di penghujung kegiatan, doa kembali dipanjatkan. Harapannya sederhana: hujan segera turun, kemarau berakhir, dan air kembali membawa kehidupan bagi masyarakat Pinrang dan sekitarnya.
