Perdana, MA Ittihadiyah Tanreassona Ikuti Olimpiade Madrasah Indonesia 2026 Tingkat Kabupaten

PINRANG — MA Ittihadiyah Tanreassona untuk pertama kalinya mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Kabupaten Pinrang. Kegiatan tersebut digelar pada Senin, 7 September 2026, di MAN Pinrang.
Keikutsertaan ini menjadi pengalaman perdana bagi santri jenjang Madrasah Aliyah Ittihadiyah Tanreassona dalam ajang kompetisi akademik tersebut. Melalui OMI, para santri tidak hanya berkesempatan menguji kemampuan akademiknya, tetapi juga memperoleh pengalaman berkompetisi dengan peserta dari madrasah lain di tingkat kabupaten.
Tiga Santri Berlaga di Bidang Matematika
Pada bidang Matematika, MA Ittihadiyah Tanreassona mengikutsertakan tiga santri, yaitu Muzakkir, Hanan Badaruddin, dan Filzah Khairunnisa Amin.
Sementara itu, ketiganya mengikuti kompetisi dengan membawa kemampuan yang telah dipelajari dalam pembelajaran di madrasah. Dengan demikian, ajang ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mengukur sejauh mana pemahaman mereka terhadap materi Matematika dalam suasana kompetisi.
Bidang Ekonomi dan Kimia Turut Diikuti
Selain Matematika, MA Ittihadiyah Tanreassona juga mengirimkan peserta pada bidang Ekonomi dan Kimia.
Pada bidang Ekonomi, peserta yang telah disebutkan adalah Waliy Muhammad Badawi, Nur Salsabila WB dan Annisa Putri. Di sisi lain, bidang Kimia diikuti oleh Waali Muhammad Djalil, Ahmad Al-Faruqi, dan Asy Syifa Ul Qulub.
Tidak hanya itu, keikutsertaan pada beberapa bidang tersebut menunjukkan bahwa partisipasi perdana MA Ittihadiyah Tanreassona dalam Olimpiade Madrasah Indonesia tidak terbatas pada satu bidang akademik saja. Karena itu, para santri mendapatkan ruang yang lebih luas untuk mengembangkan sekaligus menguji kemampuan sesuai bidang yang diikuti.
Menjadi Langkah Awal Pengembangan Prestasi Akademik
Keikutsertaan dalam Olimpiade Madrasah Indonesia 2026 menjadi langkah awal bagi MA Ittihadiyah Tanreassona untuk memperkenalkan santri pada kompetisi akademik di tingkat kabupaten. Meskipun tahun ini merupakan keikutsertaan perdana, pengalaman mengikuti kompetisi dapat menjadi bahan evaluasi bagi santri maupun madrasah.
Selanjutnya, pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk mengikuti berbagai kompetisi akademik lainnya. Dengan pengalaman yang diperoleh dari Olimpiade Madrasah Indonesia 2026, para santri dapat semakin terbiasa menghadapi soal, suasana kompetisi, serta tantangan akademik di luar lingkungan pembelajaran sehari-hari.
Bagi MA Ittihadiyah Tanreassona, partisipasi perdana ini menjadi bagian dari proses pengembangan kemampuan akademik santri secara bertahap dan berkelanjutan.
